Latest News
Gambar tema oleh Kepulauan NTT. Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 15 Agustus 2016

Infrastuktur Kabupaten Belu

INFRASTRUKTUR

 


Infrastruktur merupakan prasarana layanan dasar kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat termasuk aktivitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. Kondisi infrastruktur menentukan tingkat efektivitas dan efesiensi produksi serta kualitas interaksi sosial masyarakat, yang akhirnya menentukan tingkat daya saing daerah secara keseluruhan. Oleh sebab itu Pemerintah Daerah Kabupaten Belu semakin serius dalam mengembangkan sektor ini dari hari ke hari. Pada tahun 2009­2014 ada beberapa program dan kegiatan yang dilakukan guna menjawab kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang memadai. Beberapa dari keseluruhan program kegiatan sektor ini meliputi pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan pengairan lainnya, lingkungan sehat perumahan dan pembangunan jalan lingkungan. Pada tahun 2013 telah dibangun Monumen Selamat Datang yang terletak di Kecamatan Tasifeto Barat sebagai monumen juga sebagai ikon dan identitas Kabupaten Belu. Data mengenai program dan kegiatan dan sebarannya tahun 2009-2014 pada Tabel berikut:
SEBARAN INFRASTRUKTUR TAHUN ANGGARAN 2009/2014 DI KABUPATEN BELU
NO KEGIATAN PAKET PEKERJAAN LOKASI SUMBER DANA
1 Pengembangan &
Pengelolaan Jaringan
Irigasi , Rawa &
Pengairan Lainnya
– Peningkatan Jaringan Air Minum Taeksoruk Taeksoruk DAK/PIK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Rotiren Rotiren DAK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Bauho Bauho DAK/PIK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Wetear Wetear DAK/PIK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Fulanmonu Fulanmonu DAK/PIK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Tuntuni Tuntuni DAK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Faturika Faturika DAK
– Peningkatan Jaringan Air Minum Wenaka – Weebun Wenaka – Weebun DAK Tambahan
– Peningkatan Jaringan Air Minum Wematawain Wematawain DAK Tambahan
2 Lingkungan Sehat
Perumahan
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Lelowai Lelowai DAK
DAU Pendamping
DAK Tambahan
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Dafala Dafala
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Buburlaran Buburlaran
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Naekasa Naekasa
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Dirun Dirun
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Taekto’o Taekto’o DAK Tambahan
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Nufuak Nufuak DAK Tambahan
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Lapangan Umum Kel. Atambua Atambua DAK Tambahan
– Pembangunan Sanitasi Lingkungan Silawan Silawan DAK Tambahan
3 Pembangunan Jalan
Lingkungan
– Pembangunan Jalan Lingkungan Tohe (PIK) Tohe Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Aitaoun (PIK) Aitaoun Silpa
– Pembangunan Jalan Setapak Kel. Beirafu (PIK) Beirafu Silpa
– Pembangunan Jalan Setapak Kel. Fatukbot (PIK) Fatukbot Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Kel. Manuaman (PIK) Manuaman Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Gerbades I Gerbades Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Wekatimun Wekatimun Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Belakang BKKBN Belakang BKKBN Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Weaituan Weaituan Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Tulamalae Tulamalae Silpa
– Pembangunan Jalan Lingkungan Fatubenao Fatubenao Silpa
4 Luncuran 2013 – Pembangunan Monumen Selamat Datang
DBPH PRO. DAU
Sumber: Bidang Olga Karya, Dlnas PU & P Kab. Belu Tahun 2014
Pembangunan embung merupakan sarana penampungan air tanah dan air hujan dan menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan infrastruktur untuk menunjang pembangunan sektor ekonomi. Gambaran umum tentang kondisi embung tidak termasuk embung pertanian dan peternakan dan juga Iokasinya dapat dilihat dengan jelas pada Tabel  di bawah ini:
EMBUNG BERDASARKAN KECAMATAN DI KABUPATEN BELU TAHUN 2014
NO KECAMATAN DESA NAMA EMBUNG TAHUN PEMBANGUNAN KONDISI
1 Raimanuk Tasain Weklese 2013 Balk


Faturika Faturika 2007 Rusak Ringan


Duakoran Duakoran 2013 Baik


Mandeu Labur 2013 Baik
2 Tasifeto Barat Derokfaturene Derokfaturene 2013 Balk



Leloai 2011 Rusak Ringan



Tulatudik 2012 Baik


Bakustulama Bakustulama 2013 Baik


Naekasa Welorlaran 2013 Baik



Halikelen 2103 Balk



Oetfo 2013 Balk


Tukuneno Kotafoun 2013 Balk



Masmae 2013 Baik
3 Kakuluk Mesak Kenebibi Kenebibi 2013 Baik
4 Nanaet Duabesi Dubesi Dubesi 2009 Rusak Ringan


Fohoeka Kenebibi 2013 Baik


Nanaenoe Nanaenoe 2010 Rusak Berat
5 Kota Atambua Fatubenao Haliulun 2007 Balk



Haliulun 2011 Baik
6 Atambua Selatan Lidak Lolowa ,- Baik
7 Tasifeto Timur Fatubaa Debubot 2013 Baik


Dafala Beduren 2011 Baik


Manleten Manleten 2013 Baik



Tobir 2013 Baik



Bortetuk 2013 Baik
8 Lasiolat Raiulun Dualasi Raiulun 2009 Rusak Berat


Dualasi Dualasi 2008, 2013 Baik
9 Lamaknen Fulur Maligel 2010 Rusak Berat


Kewar Aululi 2010 Baik
10 Lamaknen Selatan Henes Henes 2010 Rusak Berat
Sumber: Dinas PU & P Kab. Belu Tahun 2014
Total keseluruhan embung yang ada di Kabupaten Belu sejumlah 30 buah yang tesebar di 10 kecamatan. Sebanyak 4 (empat) buah embung dalam keadaan rusak berat, 3 (tiga) buah dalam keadaan rusak ringan dan sisanya sebanyak 23 buah embung dalam kondisi baik. Kecamatan yang paling banyak memiliki embung adalah Kecamatan Tasifeto Barat sebanyak 9 embung mengingat kecamatan ini merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Belu. Sedangkan Kecamatan Raihat dan Atambua Barat tidak memiliki embung.
Kabupaten Belu memiliki 29 daerah irigasi yang tersebar di 6 (enam) kecamatan, yaitu Raimanuk sebanyak 1 (satu) buah, Tasifeto Barat sebanyak 8 (delapan) buah, Tasifeto Timur sebanyak 9 (sembilan) buah, Raihat sebanyak 5 (lima) buah, Lasiolat sebanyak 3 (tiga) buah dan Lamaknen sebanyak 3 (tiga) buah. Kondisinya yang masih baik sebanyak 16 buah, 11 yang rusak ringan dan sisanya rusak berat. Pada Tabel dibawah dapat dilihat dengan jelas data mengenai daerah irigasi dan sebarannya.
DAERAH IRIGASI BERDASARKAN KECAMATAN DI KABUPATEN BELU TAHUN 2014
NO KECAMATAN DESA NAMA D.I TAHUN PEMBANGUNAN KONDISI
1 Raimanuk Teun DI Teun 2007, 2008, 2009, 2012, 2013 Baik
2 Tasifeto Barat Naitimu DI Halilulik 2012, 2013 Baik


Lawalutolus DI Buburlaran 2006 Rusak Ringan


Lookeu DI Lookeu 2011 Balk


Derokfaturene DI Lelowai 2006 Rusak Ringan



DI Tulatudik 2010 Baik


Bakustulama DI Buitasik 2007, 2011 Rusak Ringan



DI Halisikun 2013 Baik


Naekasa DI Webuni 2010, 2011 Rusak Ringan
3 Tasifeto Timur Fatubaa DI Taeksoruk 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2012 Balk


Dafala DI Maubusa 2009, 2010 Bak


Takirin DI Takirin 2009, 2012, 2013 Baik



DI Hasmetan 2010 Baik


Llmaklaran DI Haliwen 2009 Rusak Ringan


Sarabau DI Nubelu 2004, 2005, 2006 std 2013 Balk


Bauho DI Nubelu 2004, 2005, 2006 ski 2014 Baik


Halimodok DI Halimodok 2011 Baik


Tialai DI Raiikun 2008, 2009 Rusak Ringan
4 Rabat Tohe DI Webot 2006, 2011 Rusak Ringan



DI Haekesak 2009 Rusak Ringan


Maumutin DI Beabo 2009, 2010 Rusak Ringan



DI Holeki 2004, 2009, 2011 Rusak Ringan



DI Raimetan 2009 Rusak Ringan
5 Lasiolat Fatulotu DI Lahurus 2005, 2009 Balk


Lakanmau DI Lakanmau 2013 Baik


Raiulun DI Dualasi Raiulun 2009, 2011 Baik
6 I amaknen Mandeu DI Maudemu 2006 Baik


Leowalu DI Leowalu 2009, 2010 Rusak Berat


Lamaksanulu DI Halileki 2009 Rusak Berat
JUMLAH KESELURUHAN                    29 DAERAH IRIGASI
Sumber: Dinas PU & P Kab. Belu Tahun 2014
Selain infrastruktur jalan, embung dan daerah irigasi, kebutuhan jaringan air bersih juga sangat penting sehingga pemanfaatan sumber mata air yang ada di Kabupaten Belu perlu dioptimalkan. Data-data sumber air bersih yang ada di Kabupaten Belu dapat dilihat pada Tabel di bawah ini:
NAMA, LOKASI, DEBIT & PANJANG MATA AIR DI KABUPATEN BELU
NO NAMA LOKASI DEBIT (Liter/Detik) PANJANG (m)
1 Silala Mahuitas 0.7 0
2 Fatulotu Fatulotu 2.5 o
3 Ski Berewen 2.5 0
4 Niti Webora 0.5 2820
5 Tukuneno Webereliku 1 2124
6 Dirun Lesuama (Tahap I) 2.5 2170
Lesuama (Tahap II) 2.5 3648
Berewen I 2.5 500
Berewen II 2.5 2792
7 Tasifeto Barat Inleat 1.5 150
8 Naekasa Motarama 2 4049
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Infrastuktur Kabupaten Belu Rating: 5 Reviewed By: Kepulauan NTT