Latest News
Gambar tema oleh Kepulauan NTT. Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 05 Februari 2018

Taman Nasional Manupeu Tanadaru



Kawasan iniencakup kawasan seluas 87.894.09 Ha yang membentang di wilyah 3 Kabupaten: Sumba Timur, Sumba Tengah dan Sumba Barat. Kawasan ini dibentuk untuk kepentingan konservasi air dan tanah, pelestarian keanekaragaman hayati, pelestarian hamparan bentang alam (natural landscape) serta kepentingan penunjang ilmiah, pendidikan, pelestarian budaya dan pengembangan sosial ekonomi masyarakat.

Taman Nasional Manupeu-Tanah Daru memiliki keanekaragaman jenis bernilai tinggi yaitu sekitar 118 jenis tumbuhan diantaranya suren (Toona sureni), taduk (Sterculia foetida), kesambi (Schleichera oleosa), pulai (Alstonia scholaris), asam (Tamarindus indica), kemiri (Aleurites moluccana), jambu hutan (Syzygium sp.), cemara gunung (Casuarina sp.), dan lantana (Lantana camara).

Aktivitas
Banyak kegiatan yang dapat anda lakukan di kawasan ini, misalnya memancing, berenang, camping, trekking dan bird watching.
Satwa yang ada pada kawasan taman nasional ini sebanyak 87 jenis burung termasuk 7 jenis endemik pulau Sumba yaitu kakatua cempaka (Cacatua sulphurea citrinocristata), julang Sumba (Rhyticeros everetti), punai Sumba (Treron teysmannii), sikatan Sumba (Ficedula harterti), kepodang-sungu Sumba (Coracina dohertyi), dan madu Sumba (Nectarinia buettikoferi). Burung julang sumba dan kakatua cempaka merupakan burung yang paling langka dan terancam punah khususnya di Pulau Sumba.

Taman Nasional Manupeu-Tanah Daru memiliki 57 jenis kupu-kupu termasuk tujuh endemik Pulau Sumba yaitu Papilio neumoegenii, Ideopsis oberthurii, Delias fasciata, Junonia adulatrix, Athyma karita, Sumalia chilo, dan Elimnia amoena.

Lokasi yang menarik untuk dikunjungi adalah: Matayangu dan Lapopu. Air terjun yang terletak di Desa Waimanu dan Desa Katikutana. Beberapa atraksi budaya di Pulau Sumba antara lain: Waikabubak yang berdekatan dengan Taman Nasional Manupeu-Tanah Daru banyak dijumpai kuburan kuno yang diukir. Kuburan kuno tersebut merupakan simbol dan status sosial serta kesehatan masyarakat (Kadung Tana, Watu Karagata dan Bulu Peka Mila). Pasola, yang diselenggarakan pada bulan Februari di Lamboya dan Kodi, bulan Maret di Gaura dan Wanukaka. Musim kunjungan terbaik adalah bulan Maret s/d Juni dan Oktober s/d Desember setiap tahunnya.

Transportasi
Anda dapat mencapai Taman Nasional  dari Waingapu-Lewa-Waikabubak melalui jalan darat dengan kendaraan roda empat selama sekitar dua jam, yang dilanjutkan ke lokasi taman nasional (Desa Langgaliru, Desa Katiku Loku dan Desa Watumbelar).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Taman Nasional Manupeu Tanadaru Rating: 5 Reviewed By: Kepulauan NTT